Jumat, 26 September 2014

KONSEP ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI

Konsep Koperasi
konsep koperasi menjadi dua : konsep koperasi barat dan konsep koperasi sosialis, konsep di kemukakan oleh Munker dari University Of Marburg, Jerman Barat

1. Konsep Koperasi Barat
Konsep koperasi barat merupakan organisasi swasta, di bentuk secara suka rela oleh orang orang yang memiliki kepentingan yang sama dengan tujuan menciptakan timbal balik antar anggota maupun perusahaan koperasi
2. Konsep Koperasi sosialis
Konsep koperasi sosialis direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah lalu dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep ini koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari system sosialisme untuk mencapai tujuann-tujuan system sosialis-komunis.
3. Konsep Koperasi Negara Berkembang
walaupun masih mengacu kepada kedua konsep tersebut namun koperasinya sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaanya dan pengembangannya.

II. Latar Belakang Timbulnya Aliran Koperasi
Karena perbedaan ideology suatu bangsa akan mengakibatkan perbedaan system pula.
perekonomiannya dan tentunya aliran koperasi yang dianutpun akan berbeda. Sebaliknya, setiap system perekonomian suatu bangsa juga akan menjiwai ideology bangsanya dan aliran koperasinya pun akan menjiwai system perekonomian dan ideologi bangsa tersebut.

III. Aliran Koperasi
Secara umum aliran koperasi yang dianut oleh pelbagai negara di dunia dapat dikelompokan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam system perekonomian dan hubungnnya dengan pemerintah. Paul Hubert Casselman membaginya menjadi 3 aliran.
Aliran Yardstick
Aliran ini pada umumnya dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut system perekonomian liberal. Menurut aliran ini, koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan, dan mengoreksi berbagai keburukan yang ditimbulkan oleh system kapitalisme. Aliran
Sosialis
Menurut aliran ini koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, di samping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi. Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.
Aliran persemakmuran
Aliran persemakmuran (Comminwealth) memandang koperasi sebagai  alat yang efisieen dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.

IV. Sejarah Perkembangan Koperasi
Sejarah Lahirnya Koperasi
Koperasi lahir pertama kali di Inggris, yaitu di kota Rochdale tahun 1884. koperasi timbul pada masa perkembangan kapitalisme sebagai akibat revolusi industri. Pada tahun 1851 koperasi tersebut akhirnya dapat mendirikan sebuah pabrik dan mendirikan perumahan bagi anggota-anggotanya yang belum mempunyai rumah.
Perkembangan koperasi di Rocchdale sangat mempengaruhi perkembangan gerakan koperasi di Inggris maupun di luar Inggris. Pada tahun 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit. Pada tahun 1862, dibentuklah pusat koperasi pembelian dengan nama The Cooperative Whole Sale Society (CWS).
Pada tahun 1876, koperasi ini telah melakukan ekspansi usaha di bidang transportasi, perbankan dan asuransi. Pada tahun 1870, koperasi tersebut juga membuka usaha di bidang penerbitan berupa surat kabar yang terbit dengan nama Cooperative News. Pada tahun 1919, didirikanlah Cooperative College di Manchester yang merupakan lembaga pendidikan tinggi koperasi pertama.
Dalam perjalanan sejarah, koperasi tumbuh dan berkembang ke seluruh dunia di samping badan usaha lainnya. Setengah abad setelah pendirian koperasi Rochdale, seiring dengan berkembangnya koperasi di berbagai negara, para pelopor koperasi sepakat untuk membentuk Internacional Cooperative Alliance (ICA-persekutuan Koperasi Internasional) dalam kongres Koperasi Koperasi Internasional yang pertama pada tahun 1896, di London. Dengan terbentuknya ICA, maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.
Sejarah perkembangan koperasi di indonesia
Menurut Sukoco dalam bukunya “Seratus Tahun Koperasi di Indonesia”. Badan hukum koperasi pertama di Indonesia adalah sebuah koperasi di Leuwiliang yang didirikan pada tanggal 16 Desember 1895.



Senin, 17 Maret 2014

TUGAS BAHASA INGGRIS 1



Name: Amelia Fitri Zuhriah
NPM: 10213784
Kelas: 1EA30


Pengertian Direct Indirect/ Reported Speech (Kalimat  langsung dan kalimat tidak langsung)
Direct Indirect (Reported Speech)-Direct Speech adalah kalimat yang diucapkan secara langsung oleh pembicara dan jika ditulis kalimat tersebut akan diberi tanda kutip. sedangkan Indirect Speech adalah kalimat yang kita laporkan kepada orang lain secara tidak langsung dan tanpa diberi koma.
Ex;
             D  : She says, “I am a student”                      
ID : She says that she is a student.
b.      D  : Ina has said to him, “I miss you”
ID : Ina has said to him that she misses him.


USAGE:
Untuk melaporkan kembali ucapan-ucapan yang disampaikan oleh si pembaca. 
Aturan-aturan merubah kalimat langsung ke kalimat tidak langsung;
1. Jika induk kalimat langsung berbentuk (S. Present, Present Perfect, S. future) maka kalimat tak langsung, tenses-nya tidak berubah (tetap).
2. Jika induk kalimat langsung berbentuk (past) maka kalimat tak langsung akan berubah tenses-nya, baik keterangan waktu/ tempat.

PERUBAHAN TENSES :
  1. S. Present                              → S. Past
  2. Present Continuous                → Past Continuous Tense
  3. Present Perfect                      → Past Perfect                                 →Past Perfect Cont
  4. Present Perfect Continuous    → Past Perfect Continuous               →Tetap
  5. S. Future                               → Past Future
  6. Future Continuous                 → Past Future Continuous                →Past F Perfect C
  7. Future Perfect                       → Past Future Perfect                       →Tetap
  8. Future Perfect Continuous     → Past Future Perfect Continuous     →Tetap
PERUBAHAN AUXIALIARY MODAL :
1.      Will/ Shall           →Would/ Should
2.      Can                    →Could
3.      May                   →Might
4.      Must                   →Had to
5.      Have to/ Has to  →Had to
6.      Could                →Could have
7.      Might                 →Might have

PERUBAHAN WAKTU DAN TEMPAT
1.      Now                 →Then
2.      Yesterday         →The day before
3.      Last week         →The week before
4.      Two days ago   →Two days before
5.      Today               →That day
6.      Tommorrow      →The following day/ next day
7.      Next month       →The following month
8.      Here                 →There
9.      This                  →That
1.     These                →Those

Artinya;
1. Sekarang → Lalu/ kemudian
2. Kemarin → Sehari sebelum
3. Pekan lalu → Seminggu sebelum
4. Dua hari yang lalu → Dua hari sebelum
5. Hari ini → Hari itu
6. Besok → Hari berikutnya / hari berikutnya
7. Bulan depan → Bulan berikutnya
8. Disini → Disana
9.  ini (tunggal) →Itu (tunggal)
10. Ini (jamak) → Itu (jamak)

DIRECT INDIRECT dibagi menjadi 3 macam :
1.      Statement  (Pernyataan)
2.      Question    (Pertanyaan)
3.      Command  (Perintah)

1. Statement : kata penghubungnya (conjuntion) “THAT’’
Ex;
a.       D  : She says, “I am a student”
ID : She says that she is a student.
b.      D  : Ina has said to him, “I miss you”
ID : Ina has said to him that she misses him.

2. Question
*) Introgative →Conjuntion ‘If or Wheter’
Ex;
a.       D   : Ani asks him, “Do you know my dictionary ?’’
ID  : Ani asks him if he knows her dictionary
b.      D   : He asked me, “Can you help me to carry my bag ?”
ID  : He asked me if I could help him to carry his bag.

*) Question Word →Conjuntion “Question word’’ itu sendiri
Ex;
a.       D  : Rina asks her mother, “Where is my hat ?’’
ID : Rina asks her mother where her hat is.
b.      D  : The boy asked her, “How many cards will we buy for our friends ?”
ID : The boy asked her if how many cards they would buy for their friends.

3.Command (perintah)
*) Negative Command “not to’’
*) Positive Command   “to’’
Ex;
a.       D  : He said to her, “Don’t come late !’’
ID : He suggested her not to come late.
b.      D  : She asks me, “Please mail my letter !”
ID : She asks me to mail her letter.
c.       D  : They asked him, “Don’t be lazzy to face your future !”
ID : They asked him not to be lazzy to face his future.
d.      D  : Father asked us, “Do what I do !”
ID : Father asked us to do what he did.

Keterangan:
D : Direct/ Langsung
ID: Indirect/ Tidak langsung


Minggu, 12 Januari 2014

tugas IBD bab 11 MANUSIA DAN HARAPAN



BAB 11
MANUSIA DAN HARAPAN
1.  PENGERTIAN HARAPAN

Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. [1]Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.[2] Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. [1] Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.[2]
Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".
Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi dimana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata sangatlah kecil.

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa "Si pungguk merindukan bulan"
Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pemah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak.
Harapan hams berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.


2.  PERSAMAAN HARAPAN DAN CITA – CITA
Persamaan harapan dan cita cita adalah pada intinya dua duanya sama sama berharap atau memiliki harapan. Setiap manusia memiliki harapan dan cita citanya masing masing. Misal:
harapan: seseorang mempunyai harapan ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Cita-cita: seseorang mempunyai cita cita agar dia dapat berguna bagi nusa dan bangsa.
Jadi dari kedua contoh ini keduanya saling berkaitan satu sama lain.

selanjutnya manusia berharap di akui keberadaannya sesuai dengan ke ahliannya atau kepangkatanya atau profesinya. Pada saat itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia dapat diterima atau di aku keberadaannya.

3.  CINTA HARAPAN
Setiap manusia memiliki cinta, cinta kepada seseorang, cinta kepada keluarga, cinta kepada teman, cinta kepada pekerjaan dll. Di dalam suatu cinta pasti ada sebuah harapan yang muncul maksutnya adalah apabila seseorang mencintai orang lain pasti ia berharap seseorang itu membalas rasa cinta yang sudah ia berikan kepadanya.

Cita cita dan harapan saya sekarang
Saya berharap dapat menjadi kebanggaan orang tua, menjalani bahkan menyelesaikan perkuliahan ini dengan baik, sesuai aturan serta tepat waktu dan mendapat pekerjaan yang sesuai dengan apa yang inginkan .
 Cita cita saya, saya ingin membahagiakan orang tua membalas semua jasa serta kasih sayang mereka kepada saya salah satu cara untuk membahagiakan mereka menurut saya adalah dengan menyelesaikan perkuliahan dengan baik dan mendapat pekerjaan yang saya inginkan.

Sumber referensi:
BUKU PAKET UNIVERSITAS GUNADARMA